Posted on Thu, 15 Jul 2010
Bahasa Indonesia

Malam Seribu Impian

Malam Seribu Impian

Druum... Dumm... Dumm...

Bertalu-talu gemuruh suara perkusi dengan gagah membuka malam perayaan yang megah dan semarak. Lampu sorot terarah pada tiga laki-laki muda dalam kostum oranye di atas panggung – Dimas, Doni dan Edbert – tiga jemaat Gereja Generasi Apostolik, berdiri tegak menabuh perkusi. Malam yang telah lama dinanti-nantikan. Dedikasi dan grand opening rumah Tuhan yang dibangun oleh Ps. Indri Gautama bersama jemaat GGA bertepatan dengan hari peringatan ulang tahun GGA ke-7.

Irama perkusi menghentak makin cepat, menyatu dalam alunan nada instrumen musik serta suara seratus orang choir yang berpadu menaikkan pujian dan ucapan syukur akan kasih setia Tuhan. “For the Lord is good, and His mercy endureth for ever…….”

Panji-panji bertuliskan 12 nama Allah memasuki auditorium dengan penuh wibawa. Dua penari meliukkan pita keemasan. Sungguh suatu atmosfir kemegahan kemuliaan Tuhan memenuhi ruangan auditorium.

Malam itu menjadi puncak kegembiraan Ps. Indri dan seluruh jemaat yang akhirnya bisa mendedikasikan apa yang dibangunnya selama lima tahun terakhir ini kembali kepada Tuhan bagi tujuan-tujuan Tuhan, agar nama Tuhan dimuliakan dan ditinggikan melalui tempat ini.

Tak lain dan tak bukan, sesungguhnya ini adalah perayaan kasih setia Tuhan

Tak lain dan tak bukan, sesungguhnya ini adalah perayaan kasih setia Tuhan. Jemaat GGA bersama-sama dengan hamba-hamba Tuhan dari dalam dan luar negeri, serta umat Tuhan yang hadir malam itu; mengagumi kebesaran dan kasih setia-Nya yang telah menuntun setiap langkah melewati tantangan demi tantangan dengan penuh kemenangan.

#1

Irama perkusi menghentak makin cepat, menyatu dalam alunan nada instrumen musik serta suara seratus orang choir yang berpadu menaikkan pujian dan ucapan syukur akan kasih setia Tuhan.

#2

Dua penari meliukkan pita keemasan. Sungguh suatu atmosfir kemegahan kemuliaan Tuhan memenuhi ruangan auditorium.

Ya, tujuh tahun perjalanan iman yang dipimpin oleh Ps. Indri Gautama membuahkan hasil. Akhirnya jemaat GGA menjejakkan kaki di rumah Tuhan dan rumah mereka, the Eagle Auditorium yang berlokasi di The Kuningan Place – suatu kompleks apartemen dan perkantoran di kawasan strategis segitiga emas Kuningan, Jakarta. Dan di balik pencapaian itu, ada sesuatu yang intangible yang nilainya jauh lebih berharga dari bangunan itu sendiri; yaitu karakter yang terbentuk dalam perjalanan ini.

Karakter Kristus….itulah yang mendatangkan kesuksesan. Dengan gigih dan tekun, Ps. Indri melatih jemaat untuk memakai cara berpikir Kristus dalam menghadapi segala tantangan sehari-hari, di rumah, di kantor, di toko, di proyek, di manapun. Tuhan mengingatkan kembali jemaat GGA melalui pesan-Nya di awal tahun 2010, untuk menjadi umat yang kudus, sama seperti Dia kudus. Untuk memakai pikiran Kristus, Filipi 4:8.

The Kuningan Place lahir dari visi Tuhan lewat Ps. Indri Gautama. Ia melihat sekelompok orang yang berjalan keluar dari awan kekelaman menuju ke tempat terang. Mereka yang pindah ke tempat terang – yaitu jiwa-jiwa yang diselamatkan – memerlukan sarana pelatihan dan pemberdayaan agar menjadi pembawa dampak yang efektif bagi lingkungannya.

The Kuningan Place bukan tujuan akhir. Ini hanya tempat jiwa-jiwa dirawat, dimuridkan dan diperlengkapi

“The Kuningan Place bukan tujuan akhir. Ini hanya tempat jiwa-jiwa dirawat, dimuridkan dan diperlengkapi. Kitab Kejadian menjelaskan, bahwa Tuhan juga mempersiapkan lahan dan sarana terlebih dahulu, baru kemudian Allah menciptakan manusia untuk menguasai bumi,” kata Ps. Indri.

Selain Eagle Auditorium yang menjadi tempat ibadah utama untuk umum, ada ruang ibadah khusus anak-anak dan remaja di lantai 6 dengan nama yang sama, Eagle Youth Hall dan Eagle Children Hall. Ruangan-ruangan ini difungsikan untuk ruang kelas pelatihan. Juga ada ruang sekolah musik dan vokal Seven Strings, pre-school Royal Tots Academy dan ruang audio production. Tempat ini akan menjadi tempat pengembangan calon-calon pemimpin yang bukan hanya sekedar pandai, tetapi terutama memegang nilai-nilai kerajaan Allah.

Penggenapan visi besar dari Tuhan, menurut Ps. Indri, tidak dapat diselesaikan seorang diri. Harus berjejaring dan membutuhkan strategi dari Tuhan sendiri. Itu didapat lewat restorasi kekudusan yang mengembalikan umat Tuhan kepada identitasnya yang orisinil. Identitas berbicara mengenai destinasi. Dan destinasi berbicara mengenai perjalanan.

Malam itu, Rasul Dr. Naomi Dowdy sebagai rasul yang menaungi GGA, membagikan pesan Tuhan mengenai pentingnya visi dan mimpi seperti halnya The Kuningan Place yang terlahir karena sebuah visi. Di akhir khotbahnya, Rasul Naomi Dowdy mendorong setiap orang yang hadir untuk berani menuliskan impiannya di secarik kertas (Habakuk 2:2). Sekitar 1.500 orang yang memenuhi auditorium dan ruang ibadah di lantai 6 menuliskan impian mereka. Tak lama kemudian, lebih dari seribu tangan menggenggam kertas bertuliskan impian itu terangkat ke udara. Rasul Naomi Dowdy pun berdoa memeteraikan impian masing-masing, agar setiap orang berani melangkah mewujudkan visi yang Tuhan taruh di hati mereka.

#3

Children Choir Children Choir

Beberapa hamba Tuhan menyampaikan kata-kata penguatan dan pesan profetik bagi Ps. Indri dan jemaat GGA dalam memasuki babak perjalanan selanjutnya. Mereka adalah Dr. Rev. Marilyn Hickey yang dikenal luas sebagai seorang guru Alkitab internasional. Rasul Tommi Femrite dari Gate Keepers International, Amerika Serikat yang hadir bersama suaminya Mr. Ralph Femrite. Lalu Rasul Beatrice Kang dari Trinity Christian Centre Singapura, Pdt. Alex Karamoy dari GKPB Jakarta; Nabi Ong Sek Leang dari Metro Tabernacle Church, Kuala Lumpur, Malaysia; serta Rev. Daniel Cheah yang didampingi isterinya, Rev. Deborah Ong, keduanya adalah senior pastor dari gereja His Sanctuary of Glory, Kuala Lumpur, Malaysia.

Semua kata penguatan dan pesan profetik yang disampaikan sangat membangun dan membesarkan hati. Bukti bahwa Tuhan tidak menghendaki gereja-Nya statis; sebaliknya Tuhan selalu mau membawa gereja-Nya memasuki dimensi baru, tingkat yang lebih tinggi serta kebesaran yang lebih lagi.

Nubuatan yang disampaikan oleh nabi Ong Sek Leang menggambarkan perjalanan Ps. Indri Gautama. Dikatakan bahwa Ps. Indri akan memasuki level pelayanan kerasulan yang baru.

Sementara itu, mengenai jemaat Gereja Generasi Apostolik, dikatakan mesti mempersiapkan diri untuk sesuatu yang lebih besar lagi karena Tuhan akan memberikan urapan dan daya tarik untuk menjangkau kota dan negara. (Baca nubuatan Nabi Ong Sek Leang: The Next Journey).

Di antara para tamu terlihat hamba-hamba Tuhan pemimpin gereja-gereja yang bermitra dengan TCC MMM serta gereja-gereja lain. Mereka khusus datang dari berbagai kota di Indonesia. Tak kurang pula sejumlah mitra kerja MMM serta partner media massa yang menyebarkan firman Tuhan melalui radio, televisi dan media cetak.

#4

Ps Erlyn WIdjaja Ps Erlyna Widjaja singing "We Shall Behold Him"

#5

Dari kiri searah jarum jam: Ap. Beatrice Kang, Pdt. Alex Karamoy, Ps. Daniel Cheah Ap. Indri Gautama, Rev. Marilyn Hickey, Rev. Deborah Ong, Rev. Tommi Femrite, Prophet Ong Sek Leang, Ap. Naomi Dowdy

Ya….Tuhan telah membuat Ps. Indri berhasil menggenapi visi Allah pada tujuh tahun pertama perjalanannya memimpin GGA, maka Tuhan akan membuat Ps. Indri sekali lagi berhasil dalam babak perjalanan selanjutnya. Kalau Tuhan lakukan pada Ps. Indri Gautama dan GGA, Tuhan yang sama akan melakukannya pada Anda juga. Dia bukan Allah yang membeda-bedakan manusia (Kisah Para Rasul 10:34). Dan bersama Allah kita akan melakukan perkara-perkara besar bagi kemuliaan-Nya.

Selamat ulang tahun ke-7 GGA! Selamat untuk dedikasi Eagle Auditorium.

Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
– Yesaya 40:31

Do you like this post?

Announcement

Be Our Partners

Visi Allah membutuhkan kerja sama dari banyak pihak. Kami percaya, perjanjian kemitraan (covenant partnership) dengan suatu pelayanan akan menghasilkan kuasa yang luar biasa. Aktifkan hukum Kemitraan ini dalam hidup Anda segera! Berpartner dengan kami.

blog comments powered by Disqus