Posted on Fri, 11 Dec 2009
Bahasa Indonesia

Kuasa Kemitraan Dengan Pelayanan Tuhan

Kuasa Kemitraan Dengan Pelayanan Tuhan

Ringkasan bagian 1 (Lanjutan dari Kuasa Hubungan Melalui Benih)

Penting untuk kita masuk ke dalam hubungan kemitraan, sesuai dengan prinsip bahwa ketika kita menyambut seorang nabi, kita akan menerima upah seorang nabi. Oleh karena itu keuangan Anda bukanlah sekedar untuk memenuhi kebutuhan Anda, tapi benih Anda adalah konektornya dan melaluinya berkat mengalir kepada kita. Dengan siapa kita berkoneksi menentukan apa yang akan kita terima. Contohnya adalah Elisa dengan Elia, perempuan Sunem dengan nabi Elisa.

Koneksi Abraham dan Lot

Sebenarnya Lot tidak termasuk dalam rencana Tuhan. Ketika Tuhan berfirman pada Abraham untuk meninggalkan segalanya, mestinya Lot juga ditinggalkan. Tetapi Lot mengikuti Abraham. Alkitab mengatakan bahwa harta milik mereka begitu banyak sehingga mereka tidak dapat berdiam bersama-sama lagi. Demi kedamaian masing-masing, Abraham memutuskan untuk berpisah.

Abraham memberikan kesempatan kepada Lot untuk lebih dahulu memilih tanah yang akan didiami. Lot memilih tanah negeri yang berlimpah, yang menurut perhitungannya cukup untuk memberkati keturunannya sampai beberapa generasi. Sebaliknya, Abraham tidak mempersoalkan ketika dia memperoleh tanah yang lebih buruk. Abraham tahu bahwa berkat tidak tergantung dari apa yang dimilikinya tetapi dari Tuhan yang menyertainya.

Meskipun Lot mendapat yang lebih baik, kehidupannya berakhir tragis. Raja-raja menginvasi Sodom dan Gomora. Lot ditawan dan dia kehilangan semua harta benda miliknya. Ketika Lot terkoneksi dengan Abraham, dia diberkati. Tetapi begitu hubungan mereka putus, berkat yang mengalir ke Lot dari urapan Tuhan pada Abraham pun berhenti.

Ada hukum-hukum yang tidak akan berubah selama bumi masih ada. Kita tidak bisa menentangnya. Yang dapat kita lakukan adalah menyesuaikan diri dengannya. Salah satunya adalah hukum tabur tuai di Kejadian 8:22 yang sudah sering kita dengar, yang berkata bahwa selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.

Jenis tanah menentukan kualitas tuaian

Di Markus 4:26-29 Yesus menjelaskan prinsip kerajaan Allah mengenai tabur tuai dan kuasa benih yang akan membawa tuaian di tingkat taburan manapun yang Anda lakukan.

Lalu kata Yesus: “Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.
- Markus 4:26-29

Jenis tanah yang kita tanami menentukan hasil tuaian kita nantinya

Tanah yang baik dan kaya akan mineral tidak bisa kita nikmati dengan cara memakan tanah tersebut. Tetapi ketika kita menabur benih ke tanah itu, maka buah yang dihasilkan benih itu akan mengandung mineral dan segala zat-zat berguna yang ada pada tanah. Benihlah yang mengkoneksikan kita dengan tanah dan melalui benih kita bisa menarik mineral dan segala kebaikan yang terkandung di dalam tanah.

Dengan prinsip yang sama kita bisa mengerti bahwa benih firman mengkoneksikan kita dengan Tuhan. Ketika benih firman ditabur di tanah hati kita, maka kondisi tanah hati kita menentukan apakah firman itu menghasilkan buah dalam kehidupan kita atau tidak.

Itulah sebabnya, kita harus menjadi petani yang cerdik. Kita harus selektif memilih tanah. Benih apapun yang kita tabur – bisa berupa uang, property, makanan, pakaian atau bentuk lainnya – ke tanah pelayanan yang baik, yaitu tanah pelayanan yang mengandung urapan Allah, hikmat, pewahyuan dan kekuatan; maka kita akan mendapatkan tuaian yang sejalan dengan kualitas tanah itu. Oleh sebab itu, jangan pernah menabur ke tanah di mana Anda tidak mau menjadi seperti tanah itu. We should never sow into a soil that we do not want to be like.

Menabur dengan bertujuan

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
- 2 Korintus 9:7

Terjemahan Alkitab versi King James, “memberi menurut kerelaan hati” adalah memberi menurut tujuan yang ada di hati kita.

Memberi harus dengan suatu tujuan sebagaimana seorang petani menanam benih untuk memperoleh tuaian dalam jumlah dan jenis serta kualitas tertentu. Tuaian tidak terjadi secara kebetulan, tetapi diperoleh sebagai hasil dari taburan yang dilakukan dengan suatu tujuan.

Uang dan harta Anda dapat menjadi penghubung yang penting ke dalam suatu kehidupan yang penuh kuasa. Hidup kita sekarang adalah hasil tuaian dari apa yang telah kita tabur di masa lampau. Kehidupan seperti apakah yang Anda rindukan? Aplikasikan hukum tabur tuai dalam segala bidang kehidupan Anda untuk memperoleh tuaian yang bermakna dalam kehidupan Anda. Mulailah menabur dengan suatu tujuan.

Seringkali orang berpikir untuk menabur kepada yang miskin. Menabur kepada orang miskin itu harus dan Allah memiutangi orang yang memberi kepada orang miskin. Namun Anda perlu menjadi sangat diberkati untuk bisa melakukan visi dan misi Allah yang besar di bumi. Kalau Anda saat ini secara finansial berkekurangan, Anda harus mulai menabur secara bertujuan agar Anda diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain.

Keuntungan Bermitra dengan Sebuah Pelayanan

Kemitraan dengan suatu pelayanan sangatlah penting. Untuk menjadi dampak yang luar biasa, MMM harus bermitra dengan pelayanan lain. Demikian pula setiap orang harus menjadi mitra dari suatu pelayanan. Tuhan tidak suka anak-anak-Nya hidup menyendiri atau bermental single fighter atau lone ranger. Tuhan rindu See more...

More information on becoming a partner

Do you like this post?

Announcement

Be Our Partners

Visi Allah membutuhkan kerja sama dari banyak pihak. Kami percaya, perjanjian kemitraan (covenant partnership) dengan suatu pelayanan akan menghasilkan kuasa yang luar biasa. Aktifkan hukum Kemitraan ini dalam hidup Anda segera! Berpartner dengan kami.

blog comments powered by Disqus