Golden Nuggets
See all

"How you begin is not important, what matters is how you end it."

Tags: FutureSuccess

"Kesulitan adalah tanah yang bagus untuk pertumbuhan. Teman-teman kita membuat kita nyaman, tetapi musuh kita membuat kita kreatif."

Tags: Strength

"Sweets attracts ants. Good character attracts favor. Proverbs 3:3-4"

Tags: CharacterConfidence

"Iman datang dari pendengaran: pendengaran akan firman Tuhan. Ketakutan datang dari pendengaran: pendengaran akan kata-kata iblis. "

Tags: ChoiceFaith

"You may be afraid of what you see. But the enemy is more afraid of you because of what they heard about your God!."

Tags: Courage

Follow our updates via these services:

For general enquiries please email to: contact@indrigautama.org or call our office at (+6221) 2555 - 4646.

Confidence in God

Posted on 29 August 2010   |
Bookmark and Share
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
– Ibrani 11:6

Salah satu kunci penting untuk kita berhasil dalam kehidupan kekristenan kita adalah iman di dalam kasih karunia Tuhan bagi kita di masa yang akan datang (faith in future grace). Ini adalah saat kita berjalan dengan iman akan penggenapan janji-janji Tuhan bagi kita, saat kita oleh karena iman menerima paket kasih karunia dan berkat Allah mengalir di dalam kehidupan kita. Tanpa iman, kita tidak mungkin menyenangkan Allah. Tanpa iman, kita tidak bisa menjadi orang kristen yang confident dan powerful, yang melihat kehendak dan tujuan Allah terjadi di dalam kehidupan kita dan juga orang lain. Iman adalah tangan dinamis rohani yang memampukan kita untuk masuk ke dalam terowongan kasih karunia-Nya Allah.

Iman dan ketakutan saling bertentangan. Dimana ada ketakutan, tidak ada iman, dan demikian pula sebaliknya. Iman kita tidak akan bekerja selama kita masih takut. Ketakutan pertama kali muncul di Alkitab di Kejadian 3, saat Tuhan Allah memanggil Adam, ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada di taman ini, aku menjadi takut… (Kejadian 3:10). Dosa memisahkan kita dari Tuhan, membuat hadirat Allah meninggalkan kita, dan saat itu terjadi ketakutan masuk.

Iman dan ketakutan saling bertentangan. Dimana ada ketakutan, tidak ada iman, dan demikian pula sebaliknya.

Iman adalah saat Anda mendengar apa kata Tuhan; ketakutan adalah saat Anda mendengar apa kata setan, ketika Anda mendengar apa yang bertentangan dengan firman Tuhan. Hawa mendengar perkataan ular di taman Eden, yang membuatnya mempertanyakan Tuhan dan akhirnya jatuh ke dalam dosa. Dimana ada hadirat Tuhan, ada iman dan kuasa. Di mana ada setan, dia akan bekerja dan menggoda kita agar ketakutan masuk ke hati kita. Memang mustahil untuk tidak pernah takut, namun kita harus belajar menaklukkan ketakutan dan menggantikannya dengan keyakinan kita di dalam Tuhan.

Di Alkitab banyak contoh orang-orang yang menghadapi situasi sulit dan mustahil, namun berhasil naik melampaui semuanya itu dan menang karena mereka meletakkan keyakinan mereka di dalam Allah. Seperti perjalanan Yusuf dari lubang sumur, ke rumah Potifar, penjara, sampai ke istana Firaun. Tidak sedikit masalah Yusuf, tetapi ia selalu berhasil keluar sebagai pemenang, karena Tuhan menyertainya. Daud, di tengah kesusahannya, selalu berpaling dan mendekat kepada Tuhan, berdoa dan bermazmur bagi-Nya. Ia meletakkan keyakinannya di dalam Tuhan untuk segala yang ia butuhkan.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
– Mazmur 23:4
TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
– Mazmur 118:6

Praise Gives Presence and Passion

Puji-pujian merupakan sebuah komponen kunci yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupan seorang percaya. Saat kita memuji dan menyembah Tuhan, kita mengundang hadirat-Nya dan Ia bertakhta di atas puji-pujian kita (Mazmur 22:4). Dan saat hadirat Tuhan turun, ketakutan kita pun hilang. Oleh karena itu, jadikan puji-pujian dan penyembahan sebagai gaya hidup. Nyanyikan pujian bagi Tuhan, angkat nama-Nya karena siapa Dia, perkatakan janji-janji-Nya. Ketika hadirat Tuhan turun, passion timbul, kita mendengar suara-Nya dan kita akan tahu apa yang harus kita lakukan.

Jangan lihat masalah sebagai sesuatu yang harus ditakuti, tetapi sebagai tantangan. Jangan tergesa mau keluar dari masalah atau berdoa agar masalah Anda lenyap entah kemana. Saat Anda menghadapi masalah, iman Anda di dalam Tuhan sedang ditanam dan dikembangkan. Setiap kali Anda menang atas masalah Anda, ada promosi. Anda naik ke tingkat iman berikutnya. Keyakinan kita di dalam Tuhan akan semakin mantap karena kita tahu bahwa kita pasti akan menang karena Tuhan menyertai kita (Ibrani 13:5b, Yohanes 8:29).

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
– Matius 28:19-20

Apa yang Tuhan inginkan adalah untuk kita menjadi hamba-Nya yang setia terhadap panggilan dan janji-janjiNya. Matius 28 adalah panggilan-Nya bagi kita dan janji-Nya untuk Dia menyertai kita selalu. Tidak ada yang mustahil selama visi kita adalah untuk memuliakan Tuhan. Ketakutan datang jika Anda tidak yakin bahwa Tuhan menyertai Anda. Ketakutan timbul karena suara yang berkontradiksi dengan apa kata Tuhan. Begitu kita ketakutan, semua janji Allah yang membuat kita di atas dan bukan di bawah, kepala dan bukan ekor, dirampok semuanya oleh setan.

Kalahkan ketakutan dengan iman Anda di dalam future grace-Nya Tuhan. Taruh keyakinan Anda di dalam Tuhan dan janji-janjiNya, dan bukan di dalam diri Anda, talenta dan uang Anda, ataupun orang lain. Keyakinan kita harus berakar kuat di dalam Tuhan dan apa yang Tuhan dapat lakukan melalui diri kita.

Sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
– 1 Yohanes 4:4
Latest from IG Blog
Pemulihan Romantisme Pernikahan Pemulihan Romantisme Pernikahan
Greetings From Vancouver Greetings From Vancouver
Training For Reigning Training For Reigning
Breakfast Meeting at the JC' Coffee Shop Breakfast Meeting at the JC' Coffee Shop
Latest from LEAD Blog
Kecil-kecil Preman Kecil-kecil Preman
Man of Honor Man of Honor
My Papa, My Friend My Papa, My Friend
Aku dan Ayahku Aku dan Ayahku
blog comments powered by Disqus