Golden Nuggets
See all

"Flesh says, "If it feels good, just do it". Faith says, "Whatever Jesus says, just do it"."

Tags: Choice

"Don’t be impressed with your own wisdom. Instead, fear the Lord and turn away from evil. ~Proverbs 3:7"

Tags: Wisdom

"Iman adalah keberanian jiwa kita memandang lebih jauh dari apa yang mata jasmaniah kita dapat lihat."

Tags: FaithTruth

"AMEN means I agree to all that God says YES in His promises. (AMIN artinya saya sepakat dengan segala yang Tuhan katakan YA di dalam janji-Nya.)"

Tags: ChoiceCommitment

"Kesulitan adalah tanah yang bagus untuk pertumbuhan. Teman-teman kita membuat kita nyaman, tetapi musuh kita membuat kita kreatif."

Tags: Strength

Follow our updates via these services:

For general enquiries please email to: contact@indrigautama.org or call our office at (+6221) 2555 - 4646.

Faith in Future Grace: The Blessing Blocker

Posted on 4 September 2010   |
Bookmark and Share

By: Ps. Indri Gautama

Supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya
– Efesus 1:6-7

Kita adalah orang-orang yang dikasihi Allah dan diterima oleh-Nya sebagaimana diri kita. Kasih sayang-Nya tidak bersyarat bagi kita, tidak berbatas dan melimpah bagi kita. Oleh kasih karunia-Nya, kita menerima pengampunan, penebusan dan keselamatan. Ini berarti kita tidak usah sempurna dahulu untuk menjadi benar di hadapan Allah. Melalui iman kita di dalam Tuhan, kita dibenarkan, kita menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Namun ada hal-hal yang bisa membuat janji dan berkat Allah tidak terjadi dalam kehidupan kita.

Walaupun sudah bertobat, menerima pengampunan dan lahir baru, kita bisa hidup di bawah self-condemnation, hidup dengan rasa tertuduh, terhukum, bersalah. Kita masih merasa bersalah atas dosa masa lampau kita, merasa diri kita tidak layak dan tidak bisa menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan. Ini membuat kita tawar hati dan patah semangat, akibatnya kita tidak bisa hidup dibebaskan dan dilepaskan total. Jika Anda seperti ini, fondasi kekristenan Anda sudah salah.

Sadari bahwa Tuhan tidak pernah menginginkan untuk kita terus merasa bersalah atau tertuduh (Roma 8:1). Tuhan mengasihi kita, karena itu Dia mengampuni kita. Allah berkata bahwa jika kita mengaku dosa Dia setia dan adil mengampuni kita (1 Yohanes 1:9). Terima dan percaya ini oleh karena iman kita di dalam janji-Nya, bukan karena apa yang kita rasa. Di mata Tuhan kita adalah orang yang dikuduskan, dibenarkan, disucikan. Kalau Anda tidak percaya pengampunan dari Tuhan dan membawa rasa tertuduh selalu, Anda akan menjadi Kristen yang tidak confident dan lemah.

Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu. Ingatkanlah Aku, marilah kita berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!
– Yesaya 43:25-26
Latest from IG Blog
Pemulihan Romantisme Pernikahan Pemulihan Romantisme Pernikahan
Greetings From Vancouver Greetings From Vancouver
Training For Reigning Training For Reigning
Breakfast Meeting at the JC' Coffee Shop Breakfast Meeting at the JC' Coffee Shop
Latest from LEAD Blog
Kecil-kecil Preman Kecil-kecil Preman
Man of Honor Man of Honor
My Papa, My Friend My Papa, My Friend
Aku dan Ayahku Aku dan Ayahku
blog comments powered by Disqus