"Apa yang nampak di depan mata Anda adalah tempat di mana Anda berada saat ini, tetapi iman adalah kemana TUHAN ingin membawa Anda."
Tags: Faith
"Kesulitan adalah tanah yang bagus untuk pertumbuhan. Teman-teman kita membuat kita nyaman, tetapi musuh kita membuat kita kreatif."
Tags: Strength
"Every problem is a door of opportunity for us"
Tags: Opportunity
"Iman adalah keberanian jiwa kita memandang lebih jauh dari apa yang mata jasmaniah kita dapat lihat."
Tags: Faith, Truth
"Don’t be impressed with your own wisdom. Instead, fear the Lord and turn away from evil. ~Proverbs 3:7"
Tags: Wisdom
Follow our updates via these services:
For general enquiries please email to: contact@indrigautama.org or call our office at (+6221) 2555 - 4646.
By: Ps. Indri Gautama
…It is impossible that no offenses should come, but woe to him through whom they do come!– Luke 17:1
Alkitab berkata bahwa sepanjang kita hidup, mustahil kita tidak akan mengalami offenses: hal-hal yang membuat kita marah, sakit hati atau tersinggung. Sebaik-baiknya kita hidup, tetap bisa mengalami perlakuan buruk atau tidak adil. Ini bisa membuat kita marah, kesal, frustrasi, bahkan juga kepahitan dan dendam. Tetapi kenyataannya, kita tidak bisa mengharapkan dunia ini selalu adil.
Pembenaran diri (self-righteousness) dan perasaan sah bahwa kita berhak marah (sense of legitimacy) adalah hal yang menjadi kekuatan dibalik dorongan kita untuk murka. Kita merasa bahwa apa yang telah dilakukan itu begitu tidak adil, demikian serius dan salahnya sehingga kita memang berhak dan patut untuk marah.
Tapi kabar gembiranya, kita bisa hidup bebas dari kepahitan dan keinginan untuk membalas dendam sejahat apapun musuh kita. Kuncinya adalah dengan memperjuangkan iman di dalam pertandingan yang baik (fight the good fight of faith) untuk janji-janji Allah digenapi di masa depan kita. Dengan memiliki iman di dalam kasih karunia Tuhan di masa yang akan datang, kita percaya dan yakin bahwa janji-janji-Nya akan menjadi kenyataan. Oleh karena itu, iman di dalam kasih karunia Tuhan di masa depan sama juga dengan iman di dalam keadilan Tuhan bagi kita di masa yang akan datang.
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.– Roma 12:19
Ini adalah janji Tuhan untuk keadilan dan pembalasan-Nya bagi kita. Kita tidak perlu menuntut pembalasan terhadap musuh kita karena pembalasan adalah hak Tuhan, merupakan milik-Nya. Beri ruang untuk Allah menumpahkan murka-Nya. Kalau kita turun tangan sendiri, kita merampas apa yang merupakan bagian Tuhan dan menutup ruangan bagi Tuhan bekerja. Ini juga berarti bahwa Tuhan tidak berserta kita di dalam pembalasan dendam kita.
Berperang demi iman kita dan bukan demi hak asasi kita, karena Tuhanlah yang akan membela hak-hak kita.