"Don't complain because outside, the lion awaits to swallow you; & don’t be afraid because inside, you have the Lion of Judah to overcome them."
Tags: Attitude, Confidence
"Don’t be impressed with your own wisdom. Instead, fear the Lord and turn away from evil. ~Proverbs 3:7"
Tags: Wisdom
"The secret conversation you hold in the privacy of your mind are shaping your destiny little by little"
Tags: Future
"Never forget where you were before you got saved. Always remember His grace and what He has done for you. (Jangan pernah lupakan keadaan Anda sebelum diselamatkan. Ingatlah akan kasih karunia-Nya dan apa yang telah Dia lakukan bagi Anda)"
Tags: Salvation
"If you think God is silent in the midst of chaos, it's bcoz you are in His hand"
Tags: Peace
Follow our updates via these services:
For general enquiries please email to: contact@indrigautama.org or call our office at (+6221) 2555 - 4646.
By: Dr. Keith Johnson
Kesuksesan tidaklah mudah; kesuksesan tidak datang begitu saja. Ada harga yang harus dibayar untuk sukses. Anda harus bersedia menghadapi hambatan, tantangan, kemunduran dan kegagalan jika Anda ingin mengenakan mahkota kesuksesan. Miliki mentalitas seorang pemenang; buang mentalitas kegagalan Anda.
Kemunduran (setback) bisa membuat kita memiliki roh ‘Eeyore’ (tokoh keledai di Winnie the Pooh); kita menjadi negatif, pesimis, dan murung: kalau akan hujan, hujannya pasti akan turun membasahiku. Jika tidak hati-hati, ini akan membuat kita berakhir dengan cara hidup yang mengkondemnasi diri sendiri (self-condemnation living). Kita mulai menghakimi dan mengritik diri kita sendiri, bahkan lebih keras dan lebih tajam daripada orang lain menghakimi atau mengritik diri kita. Kenyataannya dalam perjalanan menggenapi mimpi, kita akan mengalami kemunduran dan penundaan-penundaan sementara, namun ingatlah bahwa penundaan bukanlah penolakan/ penyangkalan; penundaan tidak berarti bahwa kita telah berbuat sesuatu yang salah.
Kegagalan tidak berarti Anda adalah pribadi yang gagal. Jangan pernah menyerah, tetaplah kejar mimpi Anda dan bertindak di hadapan negativitas. Kita harus berusaha secara total dan berhenti menunggu Tuhan untuk mengubah hal-hal yang Tuhan panggil Anda untuk ubah. Tidak peduli bagaimana situasi Anda sekarang ini, Tuhan telah menetapkan Anda untuk berhasil. Jangan nilai diri Anda dari dimana Anda berada saat ini. Mungkin saat ini kita berada di tempat yang kecil, tetapi Tuhan telah menetapkan Anda untuk sesuatu yang besar.
Tiga kelas orang dengan cara pemikiran yang berbeda di tengah resesi ekonomi:
Orang miskin. Yang mereka lakukan di tengah resesi adalah meminta bantuan dari pemerintah atau gereja. Mereka bergantung pada orang lain untuk menolong mereka menghadapi akibat dari keputusan mereka yang bodoh.
Orang kelas menengah berpikir dengan mentalitas kekurangan. Mereka berusaha sehemat mungkin, memangkas pengeluaran mereka, dan ‘mengencangkan ikat pinggang’.
Orang kaya berpikir dengan mentalitas kelimpahan. Mereka berpikir bagaimana mereka dapat menciptakan lebih banyak lagi aliran penghasilan sehingga bisa mempertahankan gaya hidup mereka.
Letak perbedaan antara mereka yang miskin dan yang kaya adalah orang kaya memutuskan untuk menjadi kaya, sementara orang miskin tidak pernah membuat keputusan tersebut. Keputusan terbesar dalam hidup kita adalah memutuskan bahwa kita akan menjadi kaya. Kita membutuhkan uang untuk menolong orang lain. Tanpa uang, bantuan yang bisa kita berikan hanyalah doa dan dukungan. Oleh karena itu kita harus menetapkan tujuan untuk menjadi kaya.